Saturday, December 2, 2017

Membuat Aplikasi Android dasar basic4android

Pada tutorial android developer ini, kita akan berkenalan dengan lembar kerja programmer pada Basic4Android IDE tentang fitur-fitur dasar dalam basic4android. Sebelum membuat program aplikasi android programmer sebaiknya mengetahui lokasi tempat ia akan bekerja.

Sesuai dengan namanya, Basic4Android mewajibkan programmernya menggunakan bahasa BASIC dalam mengembangkan aplikasi. Oleh sebab itu, sebelum bersentuhan dengan aplikasi basic4android programmer diwajibkan menguasai BASIC programming language. Seperti pada beberapa artikel lainnya tentang menjadi developer android, bahasa Basic merupakan salah satu alternatif bagi programmer yang masih belum bersedia belajar bahasa JAVA.

Jika telah memahami bahasa Basic kemungkinan besar anda masih mengalami kesulitan dalam beradaptasi dengan aplikasi basic4android. Namun seiring berjalannya waktu dan latihan anda akan terbiasa menggunakan aplikasi ini untuk membuat aplikasi android apk.

Belajar programming android basic4android


A. Lembar Kerja Utama Basic4Android


Setelah programmer membuka basic4android akan dihadapkan dengan tampilan berikut.



1. Project Attributes

#Region Project Attributes

#AplicationLabel: Programmer Andro
#VersionCode: 1
#VersionName: 1.0
�SupportedOrientations posible values: unspecified, landscape, potrait
#SupportedOrientations: unspecified
#CanInstallToExternalStorage: True

#End Region


Keterangan :

- Project Attributes adalah perlengkapan untuk project yang berhubungan dengan detail aplikasi.

- #AplicationLabel: => Nama aplikasi. Pada contoh di atas, kita menggunakan Programmer Andro sebagai nama aplikasi yang akan dibuat.

- �SupportedOrientations posible values: unspecified, landscape, potrait => Sebuah Komentar yang tidak akan diproses saat aplikasi coding berjalan. Komentar ini bertujuan untuk memberikan petunjuk kepada programmer tentang coding yang telah ditulis dan biasanya digunakan untuk pengelompokan terhadap suatu kode yang masih hubungan.

- #VersionName: 1.0 => Versi aplikasi Programmer Andro

- #SupportedOrientations: unspecified => Cara aplikasi menyesuaikan diri terhadap perangkat tempat menginstall aplikasi. Values atau nilainya dapat berupa potrait, landscape, maupun unspecified (tak ditentukan).

2. Activity Attributes

#Region Activity Attributes

#Fullscreen: False
#IncludeTitle: True

#End Region


Keterangan :

- Activity Attributes adalah perlengkapan pada sub-sub activity.

-#Fullscreen : False => artinya tidak mengijinkan tampilan layar penuh.

3. Globals

Sub process globals maupun sub globals berkaitan dengan pemberian hak akses terhadap suatu variabel. Sesuai dengan petunjuk pada �komentar setiap sub, kita dapat mengetahui hak akses terhadap suatu variabel sebagai berikut.

a. Sub Process Globals

- �Pada komentar pertama.

Mengatakan bahwa : �variabel yang terletak di dalam sub proccess globals akan dideklarasi saat aplikasi dimulai.

- �Pada komentar kedua.

Mengatakan bahwa : �variabel yang terletak di dalam sub process globals dapat diakses oleh semua MODUL.

- Kesimpulan sub process globals : deklarasi variabel global memberikan hak akses terhadap semua modul tanpa melakukan deklarasi ulang (public variabel).

b. Sub Globals

- �Pada komentar pertama.

Mengatakan bahwa : �variabel yang terletak dalam sub globals akan dideklarasi ulang setiap kali activity dibuat.

- �Pada komentar kedua.

Mengatakan bahwa : �varibel yang terletak dalam sub globals hanya dapat diakses di dalam modul yang sama.

- Kesimpulan sub globals: adalah deklarasi variabel lokal yang hanya dapat diakses dalam modul yang sama (variabel private).

4. Sub Activity

Setiap sub activity memiliki fungsi masing-masing yang menggambarkan konsep android proses. Konsep android proses adalah cara kerja atau aktivitas suatu aplikasi android saat berjalan (siklus hidup aplikasi). Setiap sub digunakan untuk me-manager aplikasi android saat berjalan.

a. Sub Activity_Create(FirstTime As Boolean)

Sub ini merupakan sub pertama yang akan diproses ketika aplikasi dimulai. Biasanya digunakan untuk inisiasi variabel, pemanggilan layout pada MODUL yang lain, dan sebagainya.

b. Sub Activity_Resume

Sub activity_resume dieksekusi setelah sub activity_created dan setelah sub activity_pause.

c. Sub Activity_Pause(UserClosed As Boolean)

Sub activity_pause digunakan untuk memanajemen informasi penting dalam MODUL seperti saat aplikasi terjadi perubahan konfigurasi dari foreground ke background.

Penyebab foreground ke background:

- Pemanggilan aktivitas lain
- Penekanan tombol Home dan tombol Back.

Setelah memahami tentang sub-sub dasar dalam aplikasi basic4android, anda sudah dapat menggunakan basic4android IDE dalam membangun dan mengembangkan aplikasi android anda sendiri.

Artikel terkait tentang android developer tanpa bahasa Java :
-cara menginstall basic4android full versi.
-mengenal keunggulan Basic4Android IDE untuk coding aplikasi android.

Demikianlah artikel tentang pengenalan dasar lembar kerja programmer menggunakan Basic4Android IDE. Pada artikel selanjutnya dalam tutorial android developer kita akan membahas tentang fitur-fitur dalam basic4android dan cara menggunakannya. Semoga bermanfaat!

lihat asli : sini

Membuat Emulator Android

Pada artikel android developer hari ini, kita akan membahas beberapa hal seperti perbedaan macam-macam istilah dalam dunia android developer dan secara khusus tujuan utama dari artikel ini adalah belajar cara membuat emulator android.



Para developer android membutuhkan beberapa tools untuk dapat mengembangkan aplikasi berbasis mobile untuk sistem operasi android. Beberapa tools tersebut terkadang masih membingungkan bagi para developer android yang baru terjun ke dunia android programmer. Seperti perbedaan antara JVM, JRE dan JDK maupun IDE, dan lain-lain.

Tools untuk android developer


1. JDK (Java Development Kit)


Java developer kit merupakan tools wajib untuk para pengembang aplikasi android terutama yang menggunakan bahasa JAVA. Seperti tutorial sebelumnya telah dijelaskan bahwa aplikasi JDK berfungsi untuk meng-compile file java yang dijalankan oleh JRE (Java Runtime Environment).

Sebuah JRE didalamnya terdapat JVM (Java Virtual Machine) sehingga perangkat yang telah menginstall JRE dapat menjalankan aplikasi JAVA. Jika anda perhatikan dengan seksama, di dalam drive pack solution juga terdapat driver JRE yang berfungsi untuk menjalankan program java.

Jadi, JDK harus diinstall terlebih dahulu sebelum pengembang membuat suatu program aplikasi. Karena di dalam JDK juga sudah terdapat JVM maka anda cukup menginstall JDK untuk mengembangkan aplikasi android anda.

2. IDE (Integrated Development Environment)


IDE adalah sebuah tools yang akan membantu programmer dalam membangun dan mengembangkan aplikasi. Para android developer umumya menggunakan Android Studio untuk membangun sebuah aplikasi android menggunakan bahasa JAVA.

Namun karena ukuran memori yang dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi android studio cukup besar maka banyak juga yang masih menggunakan IDE seperti Eclipsi dan IDE NetBeans sebagai tools utama dalam merancang aplikasi yang akan dibangun.

Namun pada tutorial yang pertama ini, untuk menjadi pengembang android saya menggunakan Basic4Android yang juga merupakan salah satu IDE untuk merancang aplikasi android. Bedanya, basic4android ini lebih fokus kepada android developer menggunakan bahasa BASIC.

3. Android Emulator


Saat programmer membuat aplikasi android dari laptop maka salah satu hal mutlak yang harus dimiliki adalah emulator android. Emulator android merupakan perangkat android versi virtual, yaitu memungkinkan laptop atau pc menjadi layaknya perangkat android karena dapat menjalankan aplikasi-aplikasi apk android.

Dengan demikian, programmer dapat mendebug hasil codingnya sebelum mengetesnya langsung aplikasi pada real device android. Emulator android yang terkenal seperti bluestack, GeniMotion, dan lain-lain. Namun pada tutorial ini kita akan menggunakan SDK tools (Software Development Kit).

SDK merupakan sebuah utility yang berperan dalam membantu pengembang android karena didalamnya terdapat komponen yang penting untuk menguji coba aplikasi (testing), yaitu tools AVD (Android Virtual Device) Manager yang digunakan untuk membuat emulator android.

Sesuai dengan tujuan awal kita, yaitu untuk membangun aplikasi android menggunakan bahasa basic maka kita menggunakan Basic4Android IDE. Basic4Android dapat dikoneksikan dengan emulator AVD untuk men-debug aplikasi yang telah kita buat dan juga dapat menjalankan aplikasi android .apk pada umumnya.

Cara Membuat Emulator Android dengan SDK


A. Cara install SDK


Silahkan download Android SDK 24.4.1 (size 144,63 mb) terlebih dahulu. Cari di google dan anda dapat mendownload versi terbarunya.

Anda harus menginstall tools SDK di folder dengan nama yang tanpa mengandung spasi sehingga dapat berjalan dengan baik, contohnya:

D:\Android\Android-SDK

NB: Setting pada setup destination folder sehingga SDK tidak diinstall pada folder default seperti program files yang mengandung spasi.

B. Cara membuat emulator android dengan SDK


1. Klik menu Start > All Programs > Android SDK Tools > AVD Manager

2. Pada program Android Virtual Device Manager yang ditampilkan, klik tombol New...

3. Pada dialog Create New Android Virtual Device (AVD), sesuaikan settingan berikut.


4. Klik tombol Create AVD

5. Di dalam daftar Android Virtual Device Manager, centang emulator yang ingin digunakan kemudian klik tombol Start...

6. Pada dialog Launch Options, biarkan semua check box kosong kemudian klik tombol Launch. Tunggu proses loading emulator selesai.



Thanks to : Rudi Hidayat for share basic4android.pdf_nya.

Intinya untuk menjadi developer android anda harus memiliki tool-tools dibawah ini:


1. JDK => digunakan untuk meng-compile dan run hasil coding promramming dengan tujuan menemukan bug atau kesalahan program. Saya sendiri menggunakan jdk-8u144-windows-i586.exe (size 190 mb). Anda dapat mendownloadnya di situs resmi oracle.com.

2. IDE => Membantu programmer dalam mengembangkan aplikasi android. Setiap IDE memiliki kelebihan masing-masing sesuai dengan library (perpustakaan) yang disediakan masing-masing IDE. Pada tutorial android developer menggunakan BASIC programming language kita menggunakan BASIC4ANDROID IDE (size 3,42 mb) untuk membangun aplikasi android.

3. Emulator => menjalankan aplikasi android apk pada laptop. Anda dapat membuat emulator android AVD (Android Device Virtual) menggunakan SDK tools 24.4.1 (size 144,63 mb).

Anda cukup menggunakan 3 tools di atas jika ingin merancang dan membuat aplikasi android sendiri menggunakan Basic programming language.

Demikianlah artikel tentang perbedaan JDK, JRE, JVM, IDE dalam dunia developer android, tools yang dibutuhkan oleh android developer, dan cara membuat emulator android AVD dengan SDK tools. Pada artikel android developer selanjutnya, kita akan berkenalan dengan lembar kerja programmer basic4android. Semoga bermanfaat!

Friday, December 1, 2017

Cara membuat aplikasi android

Setelah kemarin kita belajar bahasa basic menggunakan tool quick basic, tiba saatnya untuk kita mengimplementasikan bahasa basic tersebut untuk membuat aplikasi mobile android.

Seperti yang kita ketahui bahwa android merupakan sistem operasi populer pada smartphone dengan user terbesar di dunia. Karena alasan tersebut, banyak developer yang berlomba-lomba dalam membuat dan mengembangkan aplikasi android yang juga merupakan salah satu sistem operasi open source.


Umumnnya, aplikasi android dibangun berdasarkan bahasa JAVA namun tidak menutup kemungkinan untuk dapat membuat aplikasi android dengan bahasa pemrograman lainnya, selain java termasuk menggunakan bahasa BASIC. Suatu aplikasi maupun game android memiliki file mentah yang berekstensi .apk.

Pada tutorial membuat aplikasi.apk untuk android ini, kita akan menggunakan beberapa tools yang dapat membantu kita dalam proses pembangunan aplikasi. Karena kita akan menggunakan bahasa basic sebagai pondasi dasar dalam aplikasi android kita nantinya, maka kita akan menggunakan tools yang sesuai dengan bahasa Basic.

Tool-tools untuk membuat aplikasi menggunakan bahasa basic


1. JDK (Java Development Kit)


Java Development Kit adalah salah satu syarat utama dalam mengembangkan aplikasi android, baik menggunakan bahasa JAVA maupun bahasa Basic. Hal ini karena didalam JDK terdapat 2 komponen penting dalam mengembangkan aplikasi android yaitu:

-Javac.exe berfungsi untuk meng-compile source code atau kode sumber hasil coding programmer.
-Java berfungsi untuk menjalankan atau mengeksekusi program.

2. Emulator android


Emulator android adalah adalah perangkat android versi virtual. Ada berbagai macam jenis emulator android namun fungsi utamanya tetap sama, yaitu memungkinkan laptop atau pc untuk menjalankan aplikasi android layaknya di perangkat/device android asli.

Untuk pilihan emulator android, anda dapat menggunakan tools SDK untuk yang memiliki 2 tools, yaitu:

-Android Virtual Device (AVD) Manager yang berperan dalam membuat emulator android
-SDK Manager komponen-komponen android

3. Basic4Android IDE


Basic4android atau biasa disingkat B4A merupakan tools utama dalam membangun aplikasi android menggunakan bahasa basic. Basic4Android merupakan IDE (integrated development environment) yang sederhana dan sangat powerfull.

Sesuai dengan namanya, Basic4Android hanya berfokus pada pengembangan aplikasi berbasis android. Aplikasi APK yang di-compile oleh Basic4Android merupakan aplikasi native (asli) dan hasilnya sama saja dengan IDE lainnya seperti Eclipsi dan NetBeants yang lebih berfokus pada bahasa pemrograman JAVA.

Kedua tools di atas, digunakan untuk mengkonfigurasi path pada IDE Basic4Android agar dapat digunakan sebagaimana mestinya, yaitu untuk mengcompile hasil coding (javac.exe) dan menjalankan hasil coding menggunakan emulator android (Android Virtual Device Manager dari SDK).

Kelebihan-kelebihan Basic4Android IDE


1. Sebagai IDE yang ringan dan sangat powerfull serta tampilan yang cukup sederhana sehingga memudahkan para programmer pemula dalam membuat aplikasi android.

2. Basic4android termasuk designer GUI untuk aplikasi Android yang powerful dengan dukungan Built-in untuk multiple screens dan orientations, serta tidak dibutuhkan lagi penulisan XML yang rumit.

3. Library (perpustakaan) yang lengkap dan kompleks merupakan salah satu fitur yang sangat memudahkan para developer android dalam membangun aplikasi. Berikut library-library basic4android :

-SQL databases
-GPS
-Serial ports (Bluetooth)
-Camera
-XML parsing
-Web services (HTTP)
-Services (background tasks)
-JSON
-Animations
-Network (TCP and UDP)
-Text To Speech (TTS)
-Voice Recognition
-WebView
-AdMob (ads)
-Charts
-OpenGL
-Graphics, etc.


Anda dapat mendownload library untuk basic4android di internet dan juga meilhat library-nya langsung pada aplikasi basic4android atau melihatnya melalui folder instalasi b4c basic.

4. Menggunakan BASIC programming language dalam membangun aplikasi. Seperti yang kita ketahui bahwa Bahasa BASIC merupakan bahasa yang sangat cocok untuk pemula karena memiliki syntax dengan alur logika yang tidak sesulit dengan high-level language lainnya seperti JAVA.

5. Dapat dikoneksikan dengan emulator seperti AVD Manager dari SDK. Emulator android yang di-install di laptop atau pc memungkinkan laptop atau pc tersebut untuk menjalankan aplikasi-aplikasi android layaknya pada real device android.

Basic4Android merupakan alternatif terbaik bagi programmer pemula yang ingin terjun ke dunia android developer tanpa bersentuhan dengan bahasa pemrograman JAVA. Namun penting untuk diingat bahwa untuk menguasai bahasa pemrograman apapun, logika merupakan hal yang sangat fundamental. Dengan logika, seorang programmer dapat merancang aplikasi dan menyelesaikan setiap masalah yang ditemuinya.

Demikianlah artikel cara mudah mengembangkan aplikasi android untuk programmer pemula menggunakan aplikasi Basic4Android. Pada artikel selanjutnya, kita akan membahas tentang cara menginstall Basic4Android IDE versi full dan gratis. Semoga bermanfaat!

Wednesday, November 29, 2017

Baru ! Cara membuat aplikasi android basic4android

Basic4Android merupakan tools yang berbayar a.k.a tidak gratis. Pada situs resminya kita diberikan dua pilihan untuk mendownload aplikasi basic4android ini, yaitu basic4android versi trial dan versi full yang berbayar.


Namun beberapa situs di internet telah membagikan aplikasi android4basic versi full sehingga kita dapat mendapatkannya dengan gratis. Pada artikel sebelumnya tentang menjadi develpoer android telah dibahas tentang Kelebihan-kelebihan Basic4Android IDE dalam membangun apliasi android bagi pemula.

Cara mendownload basic4android versi full


1. Download Basic4Android


Untuk mendapatkan aplikasi basic4android full version anda dapat mencarinya di google dengan kata kunci (keyword) Basic4Android.2.52.Full.rar atau cari aplikasi basic4android dengan nama Basic4Android.rar (size 3,42 MB).

2. Cara Install basic4android full versi


Setelah mendownload aplikasi basic4android:

- Extract file basic4android.rar yang telah didownload
-Di dalam file tersebut terdapat beberapa file lagi, yaitu tutorial install basic4android full versi, alamat blog yang membagikan aplikasi basic4android, dan yang paling penting adalah file aplikasi basic4android yang terdapat di dalam file.rar:

- b4a-full.exe (size 3,40 mb)
- b4a-gen.exe (size 100 kb)


Tutorial install aplikasi basic4android full version :


1. Install b4a-gen.exe (100 kb)
2. Jangan buka aplikasi b4a-gen.exe yang telah anda install
3. Extract aplikasi b4a-full.exe (3,40 mb) ke folder lokasi penyimpanan file instalasi aplikasi b4a. Contohnya:

D:\Program Files\Anywhere Software\Basic4android\b4a-full.exe

4. Buatlah file document dengan format txt via notepad di dalam folder instalasi b4a, di folder yang sama tempat anda meng-extract aplikasi b4a-full.exe

Contoh nama file txt : B4A-License.txt

5. Di dalam file B4A-License.txt tulislah alamat email anda atau dalam tutorial yang saya download menggunakan alamat email EnteMaho@Colly.com.

6. Save file B4A-License.txt dan bukalah aplikasi b4a yang telah anda download.

7. Anda akan diminta untuk melakukan regittrasi, langsung masukkan alamat email yang anda tulis di dalam B4A-License.txt tadi, yaitu EnteMaho@Colly.com atau alamat email yang sesuai dengan nama email dalam file B4A-License.txt.

8. Aktivasi selesai dan anda dapat menggunakan Basic4Android IDE dengan full dan gratis.

Pada tutorial membuat aplikasi android menggunakan bahasa basic dengan Basic4Android IDE, kita akan membahas cara men-setting PATH pada basic4android agar dapat digunakan untuk mengcompile hasil coding programmer dan untuk membuat aplikasi android apk. Semoga bermanfaat!

Tuesday, October 31, 2017

Cara setting PATH basic4android

Halo para android developers... Setelah berhasil menginstall basic4android full versi, kitia akan membahas tutorial setting path pada aplikasi basic4android.

Artikel terkait keunggulan-keunggulan membuat aplikasi android menggunakan Basic4Android IDE.

Untuk dapat menggunakan basic4android sebagaimana mestinya, kita harus men-setting path pada aplikasi basic4android terlebih dahulu. Tanpa menyetting path, basic4android tidak akan bisa digunakan untuk run dan compile coding yang telah kita buat.

Tanpa run dan compile kita tidak akan bisa men-debug hasil program yang kita buat dan tidak akan bisa membuat file aplikasi android, yaitu android.apk. Debug berfungsi untuk mengetahui letak kesalahan coding programmer melalui AVD (android virtual device) Manager, yaitu emulator android.

Syarat-syarat setting path basic4android IDE


1. Telah menginstall JDK (Java Development Kit) sehingga memiliki file javac.exe untuk meng-compile source code hasil coding programming.

2. Telah menginstall Android SDK (Software Development Kit) sehingga memiliki file android.jar

Cara men-sentting PATH Basic4Android


1. Buka Basic4Android, klik menu Tools dan pilih Configure Paths

2. Tampilan kotak dialog Paths Configuration :


- Di bagian javac.exe klik tombol Browse, masuk ke folder Java JDK yang sudah di install tadi misalnya :

D:\Program Files\Java\jdk1.7.0_02\bin kemudian pilih file javac.exe.

- Di bagian android.jar klik tombol Browse, masuk ke folder Android SDK yang sudah di install tadi misalnya :

D:\Android\android-sdk\platforms\android-8 kemudian pilih file android.jar

Setelah berhasil men-configuration path pada basic4android, programmer sudah dapat men-debug hasil coding (run and compile) sehingga mengetahui letak kesalahan dan kekurangan source code yang telah dibuat.

NB: Programmer android hanya dapat melakukan debug di laptop jika telah memiliki android emulator.

Demikianlah cara setting konfigurasi PATH di basic4android IDE. Pada artikel selanjutnya kita akan mulai membuat emulator android dengan SDK tools dan berkenalan dengan lembar kerja programmer android menggunakan tools Basic4Android IDE. Semoga bermanfaat!